Thursday, June 30, 2016

Cara Cek Nomor Telkomsel, M3, Tri, XL, Smartfreen


Halo, artikel ini gue tulis sebenarnya bukan buat informasi ke kalian semua, melainkan ini gue tulis buat gue sendiri hahahaha. gue ini suka beli kartu kartu baru buat internetan, nah kadang gue sering kelupaan sama nomor hape sendiri, tiap gue lupa gue buka internet cari cara ngeceknya, walaupun udah berkali kali ngecek tapi masih aja lupa caranya. dasarnya pikun kali ya.

Nah dari pada gue musti ngetik di google "cara mngecek nomor bla bla bla..." mendingan gue bikin aja artikelnya sendiri disini, sekalian buat catatan gue kan, jadi langsung buka blog sendiri aja buat ngecek, itung itung nambahin pageviews juga kan ya, hahaha

Berhubung aku baik hati jadi info ini aku ijinin buat kalian simak deh, gratis kok, serius. nih ya cara ngecek nomor hape kalau lupa.

Telkomsel : *808# (dulu gratis, sekarang kalau gak salah bayar Rp. 100,-)
Indosat : *123*30#
XL : *123*7*3*1*1#
Axis : *123*10#
Tri : *998#
Smartfreen : *995#

Nah itu tadi cara yang harus kamu dan aku alias kita lakukan kalau lupa nomor hape, gampang kan, bermanfaat banget kan ya info yang gue kasih.

Udah dulu, nanti kita sambung lagi dengan info info selanjutnya dari mamas ganteng bayurifai. byee

Wednesday, June 29, 2016

3 Tahun Kuliah, Hardisk Rusak!


Hallo guys, udah lama banget ini blog mati gak keurus, ibarat rumah nih ya udah penuh dengan butiran debu bercampur dengan jaring jaring spiderman, nah akhirnya  gue punya waktu luang alias tiba tiba mood pengen nulis lagi, lah kok bisa? iya bisa aja lah.

Gini gini, sebenernya gue pengen nulis buat ngisi waktu gak bisa tidur gue, nah kebetulan juga gue baru aja ngalamin hal yang paling menyebalkan dalam sejarah pernyimpanan, nih ya, gue udah kuliah 3 tahun dimapus tercinta di Yogyakarta, nah dari awal masuk gue pake nih laptop, gue jurusan fotografi, secara otomatis laptop ini lah yang menyimpan segala sejarah dari gue mulai nol sampai sekarang, sejarah dimana gue mulai membangun diri untuk menuju puncak, kemilau caaa haa yaa, AFI kaliii, menuju kedunia yang lebih serius, dunia kerja misalnya, nah semua file foto ada disana selama 3 tahun.

Celakanya, itu hardisk gak tau kenapa iba tiba rusaaak, kagak bisa masuk ke windows, padahal di bios masih ke detect, pusing deh pusing, udah dicoba dengan beribu cara yang gue bisa, tapi tidak ada hasil, an akhirnya karna hardisknya rusak pas di waktu gue lagi UAS, mau gak mau gue harus buru buru beli hardisk baru biar nih laptop bisa nyala buat ngerjain tugas yang lain.

Nah, masalah tugas udah selesai, sekarang tinggal masalah gimana cara benerin itu hardisk, baca baca di internet balikin file hardisk 1 gb = Rp. 6000,00 lah hardisk gue 640GB dan yang isinya foto semua aja udah 300GB an sendiri, mampus gak tuh 1,8jt gue duit dari mana buosssss.

Gue sih berharap ada tukang service Hardisk yang baru buka dan butuh reviews jadi gue dikasih servce gratis gitu, tapi kayaknya ngimpii dehh, yakali ada yang mau gratiin service hardisk biayanya segitu ke gue, lah gue siapaa -_- cweedihh

Yah disini gue cuma curhat aja sih, mau dibaca syukur gak dibaca ya janganlah, baca aja dikit, hargailah curhatan kakandamu ini. Hahahaha

Oh iya gue mau pamer nih, setelah 21 tahun akhirnya rumah gue yang di  desa dipasangin Wifi Coyyyy, gokil gak tuh setelah penantian 21 tahun akhirnya gue bisa internetan pake Wifi dirumah yang belakangnya sawah sama gunung.

21 tahun itu gue nunggunya dari masih didalam perut.  

Udah dulu deh, segitu dulu aja ya pemanasan tulisan baru gue, mudah mudahan ini awal gue jadi suka nulis lagi, amin.

Monday, October 28, 2013

Job List Wajib Untuk Foto Wedding [Share]

Oke guys, kali ini saya mau ngeshare Job List / Apa apa aja yang harus di foto ketika motret wedding. ya sekedar hare aja siapa tau ada yang lagi nyari nyari buat referensi atau sekedar ingin tahu.

Foto Dari : www.poetrafoto.com

Motret Wedding, ketika mengabadikan moment wedding fotografer dituntut untuk mengabadikan moment moment berharga dari acara wedding tersebut, semakin kreatif fotografer maka akan menghasilkan gambar yang menarik dan dari foto itu bisa bercerita bagaimana acara tersebut yang pastinya akan membuat klien puas dengan karya sang fotografer.

Nah berikut ini ada beberapa hal yang biasanya wajib diabadikan, cekidot :

SEBELUM PENGANTIN HADIR
AKAD/PEMBERKATAN/RESEPSI

1.Ruangan
  • Pintu Masuk
  • Nama Gedung/Mesjid/Gereja
  • Suasana Ruangan
  • Ruangan Keseluruhan
  • Suasana Tamu
  • Suasana Saudara2

2.Dekorasi
  • Pelaminan Kosong
  • Bunga-Bunga
  • Pernak-Pernik Hiasan Ruangan
  • Meja Penerima Tamu
  • Souvenir
  • Untuk Akad : Meja Ijab Kabul
  • Untuk Gereja : Lilin, Alkitab, Altar,Salib
  • Karangan Bunga Ucapan Selamat

3.Makanan
  • Susunan Makanan
  • Gelas berisi Minuman warna warni
  • Stand-Stand Makanan
  • PENTING : INISIAL ES
Note : Perhatikan WB & Lighting

----------------------------------------------------
MAKE UP PENGANTIN

1.Perempuan
  • Sebelum Di make Up
  • Make Up Mata, bibir dsb (per-bagian)
  • Ekspresi keluarga yang ada disekitar
  • Baju Pengantin
  • Alat-Alat Make Up
  • Penata Rias
  • Pengantin Selesai di make up + POSE

2.Pria
  • Sebelum Di make Up
  • Make Up Mata, bibir dsb (per-bagian)
  • Ekspresi keluarga yang ada disekitar
  • Baju Pengantin
  • Alat-Alat Make Up
  • Penata Rias
  • Pengantin Selesai di make up + POSE

3.Keluarga Orang Tua & Saudara-Saudara Dekat Ekspresi
Note: Ajak Pengantin bercanda,
keceriaan pengantin adalah nilai point lebih

-------------------------------------------------------------------------

AKAD NIKAH

1.Pengantin
  • Suasana Lokasi & dekorasi Ruangan
  • Mobil Pengantin Jika Ada
  • Pengantin Memasuki ruangan
  • Ekspresi Keluarga
  • Suasana Tamu
  • Ekspresi Pengantin Wanita saat bersyahadat
  • Ekspresi Pengantin Pria saat mengucap Ijab Kabul
  • Pengantin, Saksi dan Penghulu Tanda Tangani Buku nikah
  • Pengantin Sungkem/Sujud ke Orang Tua
  • Pengantin Pria Memberikan Maskawin
  • Pengantin Saling Memakaikan Cincin
  • Pengantin memperlihatkan Cincin Kawin
  • Photo Bersama Keluarga
  • Pengantin Memperlihatkan Buku nikah

2.keluarga
  • Pose Formil
  • ekspresi tangis/haru keluarga

3.Pembawa Acara/pengisi Acara
  • Pidato
  • Membawakan doa
  • Penghulu dan saksi
  • Terutama ketika tanda tangan buku nikah.

4.Tamu/Keluarga
  • Untuk Foto bersama - Pose Formil
  • Tamu Keseluruhan/berkeliling
  • Suasana Makan
  • Kumpulan teman dan kerabat.
Note : Untuk agama lain, ikuti acara secara keseluruhan secara detail
Ambil Foto Sebanyak-banyaknya untuk pilihan terbaik di album
Jangan Gunakan Speed Rendah Usahakan foto FREEZE !
Foto bersama keluarga JANGAN ADA YANG MEREM!perhatikan baik2.
Foto bersama keluarga ambil setidaknya 2 kali untuk backup!

---------------------------------------------------------------------------

LIPUTAN RESEPSI

1.Pengantin
  • Mobil Pengantin Jika Ada
  • Pengantin Memasuki ruangan
  • Pengantin Pidato/Menyanyi/Dsb
  • Pengantin Melempar Bunga
  • Pengantin Bersalaman dengan tamu/ Suasana
  • Pengantin berjalan2
  • Pengantin makan/minum
  • Pengantin berpose Mesra Di Pelaminan

2.keluarga
  • Pose Formil
  • Candid Orang Tua pihak pria/wanita

3.Pembawa Acara/pengisi Acara
  • M.C
  • Penyanyi
  • pembuka jalan penganten (untuk adat)
  • Pengiring Penganten
  • Panitia-Panitia
  • Pidato, nyanyi dan sebagainya

4.Tamu/Keluarga
  • Untuk Foto bersama - Pose Formil
  • Tamu-Tamu Menyerbu makanan/antrian makanan
  • Tamu-Tamu mengobrol
  • Kumpulan Teman dan Kerabat

Note :
Ambil Foto Sebanyak-banyaknya untuk pilihan terbaik di album
Ikuti Acara Secara Keseluruhan
Perhatikan Lighting - WB -dan Pose Bersama ( JANGAN DISTORSI )
Jangan Gunakan Speed Rendah Usahakan foto FREEZE ! (terutama Lempar Bunga)
Foto bersama keluarga JANGAN ADA YANG MEREM!

----------------------------------------------------------------------------

CANDID

1.Pengantin
  • Ekspresi Pengantin Pria
  • Ekspresi Pengantin Wanita
  • Ekspresi bersama/mesra dsb
  • Ekspresi keluarga
  • Close Up Keluarga Inti

Note :
Ambil Foto Sebanyak-banyaknya untuk pilihan terbaik di album
Kejar Pengantin Sebisa Mungkin
Perhatikan Lighting - WB
Kejar Ekspresi Bahagia/Sedih dsb
Buat Foto dengan ART yang tinggi.

------------------------------------------------------------------------

MINI STUDIO

1.Pasangan Pengantin
  • Pose Sendiri-sendiri
  • Pose Formil
  • Pose Mesra
  • Pose Gaya/Funky

2.keluarga
  • Pose Formil

Note :
Harap mengarahkan gaya pengantin agar tampak ok!
Ambil Take Yang Banyak untuk back Up/pilihan terbaik di album
Perhatikan tata lampu jangan ada bayangan di background
-----------------------------------------------------------------------

VIDEO SHOOTING
Album foto merupakan storyboard dari Video dokumentasi
Kedetilan dan Kualitas Video terutama Kecerahan gambar sangat penting
Kamera Minimal MD-10000, MD-9000 pada cahaya under gambar pecah
JANGAN PERNAH BERANI2nya SHAKING APALAGI GEMPA BUMI!
JANGAN PERNAH PAKE AUTO WB. set WB manual. perubahan WB pada setting auto (�10 detik) sering mengganggu
Perhatikan posisi Lampu. Jangan Backlight.
Jangan bermain-main dengan pergerakan kamera.dokumentasi bukan video art! (kecuali pesanan khusus).
Untuk 2 Video Harap Saling memperhatikan Posisi rekannya agar editing lebih mudah!
Minta ucapan selamat dari tamu-tamu yang kelihatan akrab dengan pengantin/keluarga.
Minta Pesan dari Orang tua dua belah pihak


---------------------------------------------------------------

NOTE : List ini adalah untuk acara wedding standard.
untuk lebih detail minta rundown acara.
jika ada bentuk acara khusus list foto akan bertambah.

Nah semoga bermanfaat ya guys.

Ref: http://www.fotografer.net/forum/forum.view.php?id=560359

Tuesday, October 22, 2013

Tugas Agama Resensi Buku "Rektorika Islam"


TUGAS MATA KULIAH 
PENDIDIKAN AGAMA ISLAM 



NAMA                              : BAYU MOHAMAD RIFAI
NIM                                   : 131
-0655-031 
PRODI                              : S-1 FOTOGRAFI



KEMENTRIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN
‘INSTITUT SENI INDONESIA (ISI) YOGYAKARTA’
FAKULTAS SENI MEDIA REKAM
( 2013 )


 
===============================================================
Judul : Retorika Islam

Pengarang : Dr. Yusuf Al-Qaradhawi

Penerjemah : H.M. Abdilah Noor Ridlo, Lc.

Penerbit : Khalifa

Tahun Terbit : 2004

Kota Terbit : Jakarta Timur

Jumlah Halaman : 256



Retorika biasanya identik dengan kemampuan berargumentasi, seni berkomunikasi, maupun ungkapan-ungkapan lisan yang berarti. Meski sederhana retorika bisa menjadi titik balik suatu keadaan, baik mengangkatnya keatas atau malah menggiring seseorang menuju suatu jurang.

Di buku yang berjudul Retorika Islam dengan tebal 256 halaman ini, ulama dunia Dr. Yusuf Al-Qaradhawi menuangkan pemikirannya tentang retorika yang banyak dianggap masyarakat, khususnya masyarakat muslim, bukan sebagai alat utama dalam menyebarkan dakwah Islam.

Dr. Yusuf Al Qaradhawi adalah salah satu ulama yang cukup terkemuka yang banyak menulis buku tentang berbagai fatwa konteporer. Penulis ini banyak dikenal karena keberaniannya dalam memaparkan hal-hal baru yang belum banyak dibicarakan umat Islam, dalam hal ini kemoderatannya dalam berfatwa yang sangat sesuai dengan kondisi zaman.

Prolog dibuka dengan arti dari retorika Islam itu sendiri untuk menyamakan persepsi dan pandangan terkait reotorika. Penulis mengutarakan bahwa Retorika Islam bukan hanya sekedar seni menyampaikan ajaran Islam secara lisan saja namun Retorika Islam menurut penulis juga penyampaian secara keseluruhan baik itu lisan, tulisan, pemikiran, sikap, maupun tindakan yang bisa mengembalikan fungsi agama Islam sebagai rahmatan lil aalamin, rahmat bagi sekalian alam, baik muslim maupun non-muslim di muka bumi.

Qaradhawi juga menjelaskan secara mendetail hal-hal yang seharusnya dilakukan sebagai seorang muslim di tengah beragamnya umat manusia bagik dari sisi agama maupun budaya. Beliau membagi buku ini menjadi tiga bab utama. Hal yang menarik adalah judul pada bab pertama bernada tanya; “Apakah Retorika Agama Berubah?”. Hal ini tentu memperbesar keingintahuan pembaca yang pada awalnya ragu untuk membacanya agar tertarik.

Beliau menjelaskan bahwa retorika Islam senantiasa berubah dari masa ke masa, ia tumbuh berbeda di setiap waktunya, bahkan ia bisa mempunyai wajah yang berbeda pada waktu yang bersamaan jika kondisi atau lingkungannya berbeda.

Sesuatu yang disampaikan ke masyarakat umum di era kenabian tentu berbeda dengan yang disampaikan di era informasi dan teknologi. Begitupula sesuatu yang disampaikan kepada muslim yang taat tidak sama dengan sesuatu yang disampaikan kepada muslim yang bergelimangan maksiat. Retorika Islam mempunyai takarannya masing-masing sesuai dengan kondisi.

Bahkan dalam Al-Qur’an sendiri pun Allah telah memerintahkan seorang muslim untuk menyeru manusia kepada “jalan Tuhan” dengan hikmah dan pelajaran yang baik. Hal ini mengisyaratkan bahwa dalam pelaksanaannya, retorika Islam atau dakwah untuk Islam harus dilaksanakan dengan cara yang baik. Tentu maksud baik disini adalah menurut objek retorika tanpa melanggar aturan-aturan yang telah Allah buat, dengan demikian semakin terbukalah sekat yang mungkin ada diantara penyeru dan yang diseru, dan semakin luaslah dakwah Islam di muka bumi.

Perlu dtekankan disini bahwa dakwah Islam bukanlah milik satu dua orang perwakilan umat Islam yang mempunyai kapabilitas ilmu yang mumpuni saja, melainkan milik semua muslim di dunia. Seluruhnya yang meyakini bahwa Allah adalah satu-satunya Tuhan dan Muhammad adalah nabi terakhir berkewajiban menyerukan jalan keselamatan kepada sesamanya.

Bagaikan efek domino dimana suatu kewajiban menyebabkan gugurnya atau berdirinya suatu kewajiban lain, begitupula dengan retorika Islam yang pada hakikatnya merupakan ujung tombak dari dakwah Islam. Tanpanya dakwah Islam akan menemui kebuntuan bagai gagang pisau yang dipahat dengan sempurna tetapi telah kehilangan ketajaman mata pisaunya. Sebagus apapun pisau itu tak akan pernah sampai pada kegunaannya sebagai pemotong.

Qaradhawi melanjutkan pembahasannya berkaitan dengan retorika dalam Al-Quran ini di dalam bab kedua. Beliau banyak membahas bahwa yang dimaksud dengan “hikmah dan pelajaran yang baik” yang termaktub dalam Al-Quran adalah ujung pangkal dari bermacam retorika yang dalam kesehariannya kita sebut sebagai “akhlak islami”.

Akhlak islami termasuk didalamnya berbicara kepada seseorang sesuai dengan bahasa dan tingkatannya, bersikap ramah, dan gerakan bertahap dalam penyampaian dakwah. Sebagai contoh umat Islam saat ini seringkali terperangkap dalam masalah-masalah khilafiyah seperti sibuk mengurus cadar bahkan mengatakan dosa kepada wanita yang hanya mengenakan jilbab; padahal perhelatan saat ini bukan dalam masalah membuka wajah, tetapi membuka kepala, dada, dan paha. Lebih dari itu semakin merebaknya video-video porno yang mengekspos sekujur tubuh.

Selain masalah-masalah diantara umat Islam sendiri, pada bab dua ini Qaradhawi menyinggung istilah “kafir” sebagai sebutan untuk orang selain Islam yang merupakan persoalan tersendiri antara muslim dan non-muslim. Beliau lebih memilih sebutan “non-muslim” sebagai ganti dari penyebutan “kafir” kepada mereka sebagai bentuk darimauidzah hasanah atau dakwah dengan cara yang baik seperti yang telah dijelaskan sebelumnya.

Sifat Qaradhawi yang moderat dan seimbang terlihat di bab tiga yang membahas karakteristik retorika agama yang ideal. Penulis memberikan 15 poin utama yang menjadi akar retorika Islam selanjutnya, yaitu:

1. Beriman kepada Allah dan tidak mengingkari keberadaan manusia.

2. Meyakini wahyu dan tidak menafikan akal.

3. Menyeru kepada spiritual dan tidak meremehkan material.

4. Memperhatikan ibadah syar’iyah dan tidak melupakan nilai-nilai moral.

5. Mengagungkan akidah dan menyebar toleransi dan kasih sayang.

6. Memikat dengan idealisme dan mempedulikan realita.

7. Mengajak kepada keseriusan dan konsistensi, dan tidak melupakan istirahat dan berhibur.

8. Berpikir universal dan tidak melupakan aksi lokal.

9. Semangat kepada modernitas dan berpegang teguh kepada orisinalitas.

10. Berorientasi futuristic dan tidak memungkiri masa lalu.

11. Memudahkan dalam berfatwa dan menggembirakan dalam berdakwah.

12. Mengumandangkan ijtihad dan tidak melampaui batasan permanen.

13. Menolak aksi terror yang terlarang dan mendukung jihad yang disyariatkan.

14. Mengukuhkan eksistensi wanita dan tidak mengikirs martabat lelaki.

15. Melindungi hak-hak kaum minoritas dan tidak memarginalisasi kaum mayoritas.

Inti pembahasan dari buku ini ada pada bab ketiga yang jika diperhatikan, penulis sangat menjaga keseimbangan dalam beretorika, tidak terlalu condong ke golongan yang sangat liberal maupun condong ke golongan muslim radikal.

Ketidakseimbangan ini juga lah yang sebenarnya menjadi akar berbagai permasalahan dalam dunia Islam dimana umat terlalu membesar-besarkan hal yang kecil namun meninggalkan perkara yang sebenarnya besar dan penting. Begitu juga dengan pola pikir yang terlalu lokal sehingga seorang muslim tidak mengetahui kabar terbaru dari saudara muslim di belahan bumi lainnya dan sebaliknya.

Pada bagian penutup penulis mengajak kepada semua umat Islam untuk mulai merubah cara beretorika menuju retorika yang sesuai dengan karakteristik retorika ideal. Begitupula Beliau menuntut peradaban Barat dengan segala keangkuhannya dalam beretorika yang telah menghalalkan segala cara demi menodai pihak lain agar mengubah retorika dalam agamanya.

Buku ini merupakan karya kesekian dari penulis dan tidak berbeda jauh dengan buku-buku sebelumnya, buku ini disusun sedemikian rupa sehingga menampilkan poin-poin utama dan pembahasan dengan pola yang berulang-ulang.

Dimulai dari pengisahan contoh dari “ekstrimis ekstrimis” yang kemudian dilanjutkan dengan pembahasan posisi retorika kita seharusnya. Alur seperti ini sangat membantu untuk mempermudah pemahaman pembaca. Namun juga hal ini membuat pembaca mudah menebak arah selanjutnya dari pembahasan dan kesimpulan sehingga pembaca tidak menemui periode “klimaks” dari bacaan.

Hal ini mungkin memang dibuat karena buku Retorika Islam bertujuan untuk memberi informasi dan pencerahan, sehingga penulis meminimalisir terjadinya kesalahpahaman dalam mencerna isinya. Terlebih buku ini tergolong buku yang “berat” namun penulis berusaha membuatnya menjadi semenarik dan seringan mungkin sehingga bisa dinikmati oleh berbagai kalangan.

Terlepas dari jenis alur yang digunakan, buku ini sangat menginspirasi kita untuk menerapkan retorika Islam yang ideal sehingga dapat diterima oleh seluruh umat manusia dan ajaran Islam menyebar di berbagai sendi kehidupan.

Friday, September 27, 2013

Masa Awal Kuliah




Hai guys, mumpung ada waktu gw nyempatin update blog ini, ya walaupun isinya cerita cerita yang mungkin ga penting untuk kalian yang penting blog ini ada isi nya dang a dikira blog mati :D

Mmmm apa ya, gw mau cerita sedikit khidupan gw selama beberapa minggu ini gw di perkuliahan (Masih Maba), ada yang maba juga ga sih?

Ya namanya masuk di perkuliahan pastinya di awal ada yang namanya OSPEK atau kalau di kampus gw sih namanya PPAK, apa itu PPAK? Apa ya gw juga lupa sih, hihi, maklum gw kemarin ga ikut PPAK dikampus gw.

Nah ini awal cerita kehidupan perkuliahan gw.

Gw lupa tepatnya tanggal berapa, pokonya H-3 sebelum masuk kuliah perdana (PPAK) gw udah nyiapin segala perlengkapan pakaian yang harus gw pakai di kuliah perdana ini, ya sepeti biasa baju kemja putih dan celana hitam.

Gw nyari perlengkapan itu di temenin sama  4 temen gw yang kenal sejak pertama kali tes di kampus, namanya Dio, Faiz,Rizky, Fatah.

Sorenya setelah gw dapet semua perlengkapan itu, kebetulan celana hitamnya agak kebesaran, jadi gw mutusin untuk ngecilin tuh celana, kata pak penjahitnya besok sore bias diambil (Hari Sabtu Sore), Nah besok nya gw lupa tuh ngambil celana yang di tukang jahit, sementara hari senin gw udah masuk kuliah perdana, jadi pas hari minggu gw cek ke tempat tukang jahitnya, tapi apa daya ternyata hari minggu tukang jahitnya tutup dan apesnya lagi tukang jahitnya itu ga tinggal di lokasi dia jahit.

Setelah gw coba telfon karena di depan lapak nya ada nomor telfon nya ternyata ga bias pulang hari minggu itu, bukanya besok hari senin, ya udah deh gw pasrah aja, dan setelah berdikusi dengan temen gw si dio yang kebetulan  1 kost an sama gw, kami memutuskan untuk tidak mengikuti yang namanya PPAK, hehehe, jangan ditiru ya.

PPAK berlangsung selama 6 hari, dan di waktu yang sama temen temen yang lain pada ikut PPAK si Faiz yang katanya mau ikut ternyata ketduran dan akhirnya ga masuk dikuliah perdana dan memutuskan sekalian ga ikut PPAK, yang ke dua si Rizky, dia masuk di kuliah perdana tapi pas di hari kedua dia ketiduran juga dan akhirnya memutuskan buat ga ikut PPAK juga, dan yang terakhir si Fatah, nah ni anak sebenernya bandel, tapi ga tahu kenapa dia nurut mau ngikuti PPAK sampe selesai.

Gw sama dio selama PPAK berlangsung kami ya tiap hari main main mulu ke tempat tempat asik di Jogja, ga peduli deh sama PPAK yang penting happy.

Toh buktinya setelah masuk kuliah ga ada bedanya ikut PPAK atau tidak, ya mungkin mereka yang ikut PPAK punya kenalan yang lebih banyak dari pada yang ga ikut kayak kami, tapi gw sih santai aja, ntar lama lama juga bakalan punya banyak kenalan.

Hari hari diperkuliahan di lewati dengan tenang dan damai, ya banyak kejadian kejadian lucu, misalnya kami (gw, dio, faiz) tidur di 1 kost biar besok pagi bias bangun pagi karena KATA si dio besok masuk pagi, nah pas paginya gw berhasil jadi yang pertama bangun, gw bangunin mereka berdua dang w inget kalau gw udah nyatat jam kuliah, pas gw cek lagi ternyata masuk jam setengah 2 siang -,- ah nyebelin banget emang tapi lucu kalau di inget inget.

Ada lagi, kebetulan si Rizky kostnya lumayan deket dari kampus, nah dia ga punya motor sama kayak gw, kalau gw sing nebeng sama dio karna satu kost, jadi tiap pagi gw sama dio nyamperin si risky di kost anya, dan tiap nyamperin pula gw, dio, rizky selalu boncengan ber 3, dan keadaan itu masih sering ternjadi sampe sekarang kalau di faiz ga nyamperin ke kost rizky.

Banyak deh cerita seru selama awal perkuliahan ini, dari yang telat bareng, terlalu cepet dating bareng, salah ruangan bareng bahkan sampe pernah satu kali, satu kelas gw salah masuk jam kuliah gabung ke kelas lain padahal ga ada jam mata kuliah itu untuk kelas gw.

Sampe sekarang kami masih tetep solid sebagai teman, dan  sekarang nambah satu lagi teman yang klop  bareng kami namanya Lukman, ya anaknya lumayan cakep, reputasinya sering di ejek homo sih tapi ga tahu kebenaranya hahaha, tapi punya banyak kenalan cewek cantik dimana mana, terakhir kali kami heran, pas selesai makan nasi padang kebetulan disamping ada cafĂ©, eh tiba tiba aja dia salaman sama cewek, ternyata temenya juga.

Itu dulu deh sedikit cerita di kehidupan gw yang menurut gw sih asik, ga tahu deh menurut kalian yang baca. Sory kalau tata bahasanya berantakan yang penting gw nulis aja, namanya juga hoby, kalau enak silahkan dinikmati kalau ga enak ya silahkan di buang :D